Memahami cara kerja AI agent

Setelah menulis tentang AI Coding assitant dan Vibe Coding, saya ingin membahas bagaimana cara kerja tool coding ini dan AI Agent secara umum. Secara sederhana: agent ini cuma pemanggilan API chat completion, plus tool use dalam sebuah loop.

Supaya lebih jelas, saya akan menunjukkan langsung bagaimana membuat tool agent yang bisa membantu aneka hal (199 baris Python, kodenya bisa dilihat di https://gist.github.com/yohanes/2af7c4d9dac7ddf0854450da814ecbc5). Tentunya tool ini masih perlu dikembangkan jika ingin masuk production, tapi idenya tetap sama.

Sebagai catatan: saya menggunakan tool uv agar bisa menjalankan Python plus requirementnya dengan PEP 723 tanpa harus menginstall tiap package dengan pip install dulu.

Semuanya sudah saya coba

Saya juga akan membahas aneka fitur yang sekarang dimiliki oleh berbagai agent yang “serius”: AGENTS.md, subagen, MCP, ACP, dan Skill.

#

Vibe coding

Sejak posting terakhir tahun lalu, saya semakin banyak melakukan vibe coding (coding menggunakan bahasa natural, dibantu AI). Saya sudah mencoba banyak tool, dan sekarang sudah mulai nyaman dengan konfigurasi yang ada saat ini.

Claude Code di Termux

Jika kita berusaha memakai semua tool baru yang muncul, maka tidak akan ada habisnya, dan apapun tool yang kita pilih, sebagian orang akan mempertanyakan: kenapa nggak pake tool lain?. Tulisan di blog ini sekedar jadi catatan saat ini, jadi ketika melihat balik, saya bisa tahu apa tool yang saya pakai, dan bagaimana setup saya waktu itu.

Lanjutkan membaca Vibe coding